Warning: Undefined array key "options" in /home/u1822599/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/theme-builder/widgets/site-logo.php on line 194
Ide Kreatif Sensory Play untuk Si kecil, Kira-kira Apa Saja Ya?

Ide Kreatif Sensory Play untuk Si kecil, Kira-kira Apa Saja Ya?

ide kreatif sensory play

Kegiatan bermain dan eksplorasi merupakan kebutuhan penting si kecil yang tidak hanya membuatnya gembira, tapi juga menjadi bagian dari proses belajar. Oleh karena itu, ketahui macam-macam ide kreatif sensory play yang bisa Bunda berikan kepada si kecil.

Sensory play adalah aktivitas yang dilakukan oleh si kecil dengan menggunakan minimal satu dari lima indra manusia, seperti indra penglihatan, peraba, pendengaran, penciuman, dan perasa. Sensory play akan mendorong si kecil untuk selalu mengamati, membentuk hipotesa, bereksperimen dan menarik kesimpulan. Selain itu, manfaat penting lainnya dari sensory play adalah membangun bonding yang kuat antara anak dan orang tua.

Bunda dapat memberikan sensory play kepada si kecil di 1000 hari kehidupan pertamanya. Karena pertumbuhan fisik dan otak si kecil sedang mengalami perkembangan secara cepat. Tidak hanya Bunda, akan tetapi Ayah juga turut membantu dalam pengasuhan juga dapat mengajak si kecil melakukan sensory play.

Ragam sensory play ini pun bermacam-macam, tidak hanya membeli mainan yang sudah tersedia di toko tapi Bunda juga dapat berkreasi membuatnya sendiri. Berikut ini bermacam-macam ide kreatif sensory play untuk si kecil.

ide kreatif sensory play

Jelly atau agar-agar

Bunda bisa menggunakan jelly atau agar-agar sebagai salah satu pilihan sensory play. Memiliki tekstur yang kenyal dapat merangsang kepekaan indra peraba terhadap mengenali suatu tekstur. Sebaiknya masak jelly yang memiliki warna mencolok, kemudian cetak jelly menjadi bentuk yang si kecil sukai sehingga semakin menarik perhatian. Bunda juga dapat memasukkan mainan kesukaan si kecil ke dalam jelly seperti lego atau mainan binatang, supaya si kecil semakin bersemangat dalam ekplorasi.

 

Baca Juga: Apa itu Sensory Play dan Manfaatnya?

 

Bubur koran

Bahan yang Bunda butuhkan tidak ribet dan susah untuk dicari. Bunda hanya membutuhkan air di dalam suatu wadah dan mencampurkannya dengan potongan-potongan kertas koran. Tunggu beberapa saat sampai potongan koran menjadi lembek yang tampak seperti bubur. Supaya terlihat lebih menarik, Bunda dapat memberikan pewarna agar terlihat lebih menarik. Apabila si kecil mudah merasa jijik dengan tekstur lembek, permainan bubur koran ini menjadi pilihan yang tepat untuk melatihnya lebih berani lagi dalam ekplorasi.

Buah-buahan

Buah memiliki bermacam-macam warna, tekstur dan aman jika termakan sehingga sensory play menggunakan buah menjadi opsi yang tepat bagi si kecil. Pilih tekstur buah sesuai dengan usia dan kemampuan mengunyah si kecil. Jika usia anak masih terlalu kecil, hindari memilih buah dengan tekstur keras, seperti apel, pir, dsb. Sebaiknya pilih buah dengan tekstur empuk dan lembut untuk pengenalan, seperti mangga, pepaya, alpukat, dsb.

Playdough

Playdough, atau biasa dikenal dengan lilin malam, bermanfaat melatih motorik halus si kecil yang nantinya akan digunakan untuk menulis dan menggunting. Eksplorasi menggunakan tekstur playdough yang kenyal melatih otot-otot tangan dan jari-jari si kecil, sehingga menjadi lebih kuat, cekatan dan terampil.

Cat air

Bermain dengan cat air untuk menggambar bisa menjadi salah satu sensory play yang seru. Bunda tidak perlu khawatir dinding rumah yang penuh coretan “karya” si kecil karena saat ini banyak tersedia cat air yang mudah terhapus hanya dengan menggunakan sabun. Bunda juga dapat mengganti cat air dengan pewarna makanan dan mengajak si kecil menggambar di atas kertas gambar. Bebaskan si kecil melukis menggunakan alat apapun, bisa menggunakan jari tangan atau kuas.

Sensory play bisa menggunakan bahan apa saja yang mudah Bunda dapatkan di rumah, jadi Bunda  tak perlu pusing lagi jika ingin mengajak si kecil bermain sambil belajar. Akan tetapi, tidak semua peralatan sensory play seperti di atas aman dikonsumsi si kecil, sehingga diperlukan adanya pengawasan orang dewasa ketika memainkannya. Kemudian saat si kecil eksplorasi sensory play, sebaiknya ajak si kecil berkomunikasi ya Bunda agar kemampuan bahasanya juga berkembang dengan baik.

Nah, kira-kira sensory play apa yang ingin Bunda lakukan bersama si kecil?

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn

Bebe Roosie tersedia di: