fbpx

5 Langkah Penting Memilih Produk Skincare Terbaik untuk Bayi

“Buat anak kok coba-coba”, tentu saja banyak orang tua yang setuju dengan tagline iklan ini, termasuk ketika memilih produk perawatan tubuh si kecil. Kulit bayi yang cenderung lebih sensitif dan mudah iritasi memang membutuhkan perlindungan khusus, sehingga Bunda tidak boleh coba-coba. Meskipun terlihat sepele, tapi ternyata pemilihan skincare bayi lumayan memusingkan loh!

Perlu diketahui sebelumnya, kulit bayi berbeda dengan kulit orang dewasa karena cenderung jauh lebih tipis. Hal ini menyebabkan kulit bayi rentan mengalami kekeringan bahkan iritasi. Tipisnya kulit pada bayi tentu membutuhkan perawatan khusus.

Ada banyak jenis produk skincare khusus untuk bayi, seperti sabun, pelembab, baby oil, salep, tisu basah, bedak, dan masih banyak lagi. Namun, apakah memang si kecil membutuhkan itu semua?

Banyak brand pada produk bayi menawarkan berbagai macam kelebihan dan terlihat sangat menjanjikan. Akan tetapi, bagian terpentingnya adalah Bunda dapat memastikan bahwa produk-produk tersebut memang aman digunakan oleh si kecil. Jadi, inilah beberapa langkah penting yang perlu Bunda lakukan dalam memilih produk skincare pada bayi:

  1. Baca label kemasan dengan cermat
    Langkah pertama yang perlu Bunda lakukan adalah baca label kemasan produk skincare bayi dengan cermat sebelum digunakan. Sebaiknya hindari kandungan-kandungan berikut ini:
     Phthalate dan paraben
    Produk dengan dua zat aditif ini harus dihindari karena dapat menyebabkan iritasi pada kulit, bahkan timbulnya eksim pada kulit bayi.
    Alkohol
    Hindari produk dengan kandungan alkohol, karena dapat menyebabkan iritasi dan kulit kering pada bayi. Walaupun saat ini terdapat fatty alcohol yang cenderung aman untuk kulit bayi, tapi sebaiknya tetap memilih produk bayi yang bebas alkohol.
    Pewangi dan pewarna
    Hindari produk yang mencantumkan kata “pewangi” karena menggunakan zat kimia tambahan. Apabila bayi memiliki kulit sensitif atau eksim, maka produk dengan kandungan pewangi dan pewarna akan memicu timbulnya reaksi.
  2. Pilih produk dengan pH seimbang
    Permukaan kulit pada bayi baru lahir akan mengalami perubahan dari pH netral menjadi pH 5.5. Oleh karena itu, pilih produk skincare bayi yang mencantumkan klaim “pH balanced”, “pH neutral”, atau “pH seimbang” di kemasannya. Pemilihan produk bayi dengan kadar pH yang tidak sesuai dapat menyebabkan kulit kering sampai mengelupas.
  3. Cari produk bebas iritan
    Skincare bayi dengan klaim bebas iritan, atau biasa dikenal dengan hypoallergenic, artinya telah menjamin produk tersebut aman digunakan untuk kulit sensitif. Selain itu, biasanya produk tersebut telah melalui uji klinis pada orang dewasa untuk memastikan bahwa tidak akan menyebabkan reaksi apapun setelah digunakan. Contoh produk hipoalergen adalah Bebe Roosie Telon Cream, yang telah lolos uji klinis untuk memastikan produk aman digunakan oleh si kecil.
  4. Pilih produk dengan tekstur yang lembut
    Tekstur produk skincare bayi juga perlu diperhatikan. Hindari produk skincare dengan tekstur harsh pada kulit bayi. Selain itu, semakin lembut suatu produk ketika digunakan biasanya akan semakin melembabkan kulit bayi, sehingga menghindari kulit si kecil terkena iritasi, seperti krim bayi Bebe Roosie.
  5. Lihat aturan pakai dan label peringatan
    Biasanya pada produk skincare bayi mencantumkan aturan pakai atau label peringatan, bisa terletak di kemasan atau lembaran terpisah. Sangat disarankan agar Bunda selalu membaca aturan pemakaiannya untuk menghindari pemakaian produk secara berlebihan pada si kecil.

Memilih produk skincare pada bayi memang gampang-gampang susah. Pada satu produk yang sama dan cocok di satu anak, bukan berarti cocok di semua anak. Sebaiknya Bunda membaca review di internet terlebih dulu sebelum membeli untuk memastikan bahwa produk tersebut memiliki kualitas yang baik.

Kemudian ketika produk datang, cek terlebih dulu apakah kondisi kemasan masih dalam keadaan bagus atau terdapat kerusakan. Jangan lupa selalu memerhatikan tanggal kedaluwarsa pada produk juga ya Bunda.

Selain itu, sebelum digunakan sebaiknya lakukan tes terlebih dulu. Caranya adalah dengan mengoleskan sedikit saja produk skincare pada area tangan si kecil dan tunggu beberapa saat. Apabila muncul ruam kemerahan, maka kemungkinan produk tersebut tidak cocok untuk si kecil.

Ingat ya Bunda, buat anak jangan pernah coba-coba.

Share:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn