fbpx

Yuk, Bangun Kebiasaan Menjaga Kebersihan Diri Pada Anak

Kebersihan berkaitan erat dengan kesehatan. Maka, sangat penting untuk membangun kebiasaan baik menjaga kebersihan diri sedari kecil. Dengan begitu, anak akan mempertahankan higiene kapan saja dan di mana saja, serta mengurangi risiko terjadinya penyakit akibat problem kebersihan.

Ayah dan Bunda tidak bisa senantiasa mengawasi dan merawat Si Kecil selama 24 jam 7 hari. Bayi mungil yang selalu dalam dekapan Bunda, akan terus tumbuh dan berkembang, hingga ia perlu mengeksplorasi kehidupan secara mandiri.

Anak akan bermain di taman bersama teman-temannya, berangkat sekolah, berjalan-jalan di alam, dan melakukan segala aktivitas yang ia sukai. Khawatir? Wajar saja. Karena itu, pastikan Ayah dan Bunda telah membekali anak-anak dengan segala keterampilan dan kebiasaan baik.

Salah satu yang paling utama, yaitu menjaga kebersihan diri. Kebiasaan ini menjadi langkah preventif yang dapat mengurangi risiko penyakit yang diakibatkan oleh berbagai parasit dan kotoran. Dengan demikian, kesehatan anak lebih terjaga, serta dapat tampil lebih segar dan bugar.

Berikut ini 6 kebiasaan baik dalam menjaga kebersihan diri, yang perlu Ayah dan Bunda ajarkan pada anak:

  • Sikat gigi

Kesehatan gigi dan mulut memiliki peran penting dalam perkembangan keterampilan verbal, kelancaran asupan nutrisi harian, dan interaksi sosial. Maka, kebiasaan menyikat gigi menjadi cukup krusial untuk diajarkan, agar anak terhindar dari berbagai risiko, seperti gigi berlubang, sariawan, bau mulut, dan masalah gusi.

Bangun rutinitas sikat gigi ketika bangun tidur di pagi hari dan menjelang tidur di malam hari. Pastikan anak menyikat gigi dengan benar, mulai dari mengoleskan pasta gigi secukupnya ke sikat gigi, menggosok gigi secara menyeluruh setidaknya 2 menit, hingga berkumur dengan baik. Untuk membuat anak lebih antusias, biarkan Si Kecil memilih sendiri pasta gigi dan sikat gigi khusus anak yang ia sukai.

  • Cuci tangan

Saat bereksplorasi di luar rumah, maupun di dalam rumah, anak akan menyentuh berbagai hal yang kurang higienis, mulai dari mainan, tanah, tanaman, hewan, batu, dan sebagainya. Untuk mencegah penyebaran virus, bakteri, dan aneka parasit penyebab penyakit, pastikan Ayah dan Bunda telah membiasakan Si Kecil mencuci tangan sesering mungkin, terutama sebelum makan.

Lakukan pencucian tangan dengan baik dan benar, mulai dari membasahi telapak dan punggung tangan menggunakan air mengalir, menuangkan sabun secukupnya, kemudian menggosok tangan minimal selama 15 detik, membilasnya dengan bersih, dan menyeka tangan menggunakan kain bersih, handuk, atau tisu.

  • Mandi

Mandi termasuk rutinitas harian yang memiliki sejumlah manfaat bagi anak. Mandi berguna untuk membersihkan tubuh dari kotoran, mencegah bau badan, meminimalisir risiko stres, dan membantu tidur lebih nyenyak di malam hari. Hanya saja, jika Si Kecil sering menolak mandi, Ayah dan Bunda perlu strategi khusus untuk membangun suasana yang menyenangkan ketika mandi.

Salah satu alternatif yang dapat Ayah dan Bunda coba, yaitu mengajak Si Kecil mandi bersama mainan favoritnya, bermain air dengan wadah-wadah kecil, atau berendam dengan busa. Yang terpenting, Ayah dan Bunda terus mengawasi dan memastikan bahwa ia telah membersihkan seluruh tubuhnya dengan baik, dan membilasnya dengan benar.

  • Potong kuku

Kuman penyebab penyakit dapat bersarang di balik kuku yang panjang. Dan, karena kuku menjadi bagian dari tangan yang digunakan untuk makan, kuman berpotensi masuk melalui mulut dan bisa menimbulkan masalah kesehatan. Maka, biasakan menggunting kuku anak secara rutin, serta bersihkan bagian kuku ketika mandi dan mencuci tangan.

  • Etika batuk dan bersin

Udara juga dapat menjadi medium penyebaran penyakit. Karena itu, ada etika ketika batuk dan bersin, yang perlu Ayah dan Bunda biasakan pada anak. Ajari Si Kecil menutup mulut dan hidung ketika batuk atau bersin menggunakan tisu, sapu tangan, atau siku. Hindari menutup mulut dan hidung menggunakan telapak tangan, karena bagian tersebut akan sering digunakan untuk menyentuh benda-benda. Selain itu, ajari pula cara membuang ingus dengan baik, serta membersihkan wajah ketika sedang flu atau batuk.

  • Rutinitas sebelum tidur

Kebersihan akan menunjang kenyamanan ketika tidur. Maka, Ayah dan Bunda perlu membangun rutinitas anak sebelum tidur, seperti sikat gigi, cuci kaki atau berwudhu bagi umat muslim, mengenakan baju tidur, dan mengebas atau membersihkan tempat tidur. Selain menjaga kebersihan diri, kebiasaan ini juga dapat mendukung tidur yang lebih berkualitas bagi Si Kecil.

Di sisi lain, Ayah dan Bunda perlu menyadari bahwa setiap anak memiliki karakter yang berbeda. Ada yang mudah dibujuk, namun ada pula yang lebih suka menolak dan bersikap keras kepala.

Dalam hal ini, kesabaran, kehadiran, dan kerja sama Ayah dan Bunda diperlukan untuk memberi apresiasi, teladan, dan pendampingan, agar anak bisa lebih kooperatif dan merasa mendapatkan perhatian ketika ia berbuat baik.

Tetap tenang dan jaga konsistensi, Ayah dan Bunda!

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email