fbpx

Daftar Perlengkapan WAJIB Menyusui untuk Ibu Bekerja

Memilih menjadi perempuan karir bukanlah penghalang bagi Bunda untuk tetap dapat berkarya sambil memberikan yang terbaik kepada sang buah hati. Oleh karena itu, dibutuhkan beberapa persiapan khusus agar tetap dapat memenuhi kebutuhan ASI si kecil.

Sebagai working mom, Bunda terkadang mendengar berbagai macam komentar negatif karena dianggap tidak bisa memberikan ASI secara optimal kepada si kecil. Komentar-komentar tersebut kerap menjadi sumber kegalauan ketika Bunda akan kembali bekerja setelah menjalani cuti melahirkan.

Saat ini banyak cara yang bisa Bunda lakukan untuk tetap dapat memenuhi nutrisi si kecil meskipun sibuk bekerja, salah satunya dengan memberikan ASI Perah (ASIP). ASI Perah (ASIP) adalah ASI yang sudah diperah terlebih dulu dari payudara Bunda, kemudian disimpan dengan cara tertentu agar kualitasnya tetap terjaga.

Agar dapat memberikan ASIP dengan kualitas baik dan jumlah yang sesuai, dibutuhkan berbagai macam perlengkapan yang memudahkan dan menunjang Bunda dalam menyiapkan ASIP. Berikut ini daftar perlengkapan wajib yang harus dibawa working mom ketika masih menyusui si kecil.

  1. Pompa ASI (Breastpump)
    Alat pertama yang wajib dimiliki oleh working mom adalah pompa ASI. Sangat disarankan memilih pompa ASI elektrik, karena waktu Bunda memerah ASI di kantor sangatlah terbatas. Pompa ASI elektrik akan membantu Bunda memerah ASI dengan lebih cepat dan praktis karena Bunda tidak perlu mengeluarkan energi untuk memerah ASIP. Cukup nyalakan pompa ASI maka ASI akan terperah secara otomatis.
    Selain itu, pilih pompa ASI elektrik yang nyaman agar tidak menimbulkan rasa sakit ketika digunakan. Rasa sakit ketika memompa akan menimbulkan rasa malas untuk kembali memompa. Bunda dapat mengecek berbagai macam review di internet terlebih dulu sebelum membeli pompa ASI.
  2. Kantong ASIP
    Kantong ASIP berfungsi untuk menyimpan ASI yang sudah diperah. Selain kantong ASIP, banyak jenis tempat penyimpanan ASI yang bisa Bunda gunakan, seperti botol kaca dan mangkuk. Akan tetapi, kantong ASIP merupakan pilihan yang paling praktis karena tidak terlalu memakan tempat.
    Pilih kantong ASIP dengan material BPA Free, sehingga aman untuk bayi. Kemudian perhatikan kondisi steril kantong ASIP agar terjamin kebersihannya dan tidak mengubah kualitas ASI. Sebaiknya pilih kantong ASIP dengan bahan berkualitas dan memiliki safety ziplock untuk menghindari resiko kantong bocor yang menyebabkan ASIP tumpah.
  3. Cooler Bag
    Pemilihan cooler bag juga sangat penting. Cooler bag berkualitas baik biasanya dilengkapi dengan lapisan thermal yang berfungsi menyimpan dingin sehingga membantu menjaga kesegaran ASIP. Pilih cooler bag dengan material anti bocor untuk menghindari adanya rembesan ke dalam tas saat hujan atau ketumpahan benda cair lainnya. Material anti bocor menjaga keadaan dalam cooler bag tetap kering dan tidak lembab. Cooler bag yang lembab dapat menyebabkan ASI menjadi berjamur atau terdapat bakteri lainnya sehingga ASIP sudah tidak aman dikonsumsi oleh si kecil.
  4. Ice Gel
    Apabila di kantor Bunda tidak menyediakan kulkas untuk menyimpan ASIP, maka ice gel termasuk salah satu perlengkapan wajib yang harus dibawa ketika bekerja. Ice gel berfungsi sebagai pendingin dalam cooler bag agar ASIP tidak basi atau rusak. Bunda dapat menyimpan ice gel di dalam freezer terlebih dulu selama 5 jam sebelum digunakan. Ice gel dapat membantu mempertahankan suhu dingin maksimal 8 jam, tergantung suhu di dalam ruangan.
  5. Nursing Cover
    Nursing cover akan sangat membantu Bunda melakukan pumping dimanapun tanpa perlu merasa risih, terutama jika kantor tidak menyediakan tempat khusus melakukan pumping ASIP. Pilih nursing cover berukuran cukup besar, sehingga Bunda dapat melakukan pompa ASIP dengan lebih nyaman. Selain itu, Bunda sebaiknya mengenakan pakaian busui friendly yang memiliki resleting depan, agar proses pumping menjadi lebih mudah.

Memilih menjadi working mom bukanlah penghalang bagi Bunda untuk tetap memberikan yang terbaik bagi si kecil. Kunci utama dari pompa ASI adalah lakukan sesering mungkin, bahkan Bunda dapat membuat jadwal pompa ASI di sela-sela waktu bekerja. Semakin sering memompa ASI, maka produksi ASI akan semakin meningkat, sehingga cukup untuk memenuhi kebutuhan harian si kecil.

Selain itu, pastikan Bunda memilih perlengkapan menyusui dengan kualitas yang bagus agar kualitas ASIP Bunda tetap terjaga dengan baik.

Semangat mengASIhi ya Bunda!

Share:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn