fbpx

Bolehkah Ibu Hamil Pakai Minyak Kayu Putih?

Mual, muntah, pusing, lemas, tubuh terasa seperti masuk angin merupakan beberapa keluhan yang bisa Bunda rasakan saat hamil. Berbagai cara pun Bunda lakukan untuk meredakan keluhan tersebut. Salah satunya adalah mengoleskan minyak kayu putih ke tubuh. Tapi, apakah aman?

Morning sickness menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang sering dialami oleh Bunda saat hamil. Biasanya kondisi ini terjadi di kehamilan trisemester pertama dan perlahan-lahan akan hilang di trisemester kedua serta ketiga. Namun, ada juga sebagian ibu hamil yang mengalami morning sickness dari awal kehamilan sampai si kecil lahir.

Mengoleskan minyak kayu putih pada leher dan badan saat mengalami morning sickness memang membuat tubuh terasa lebih enak dan nyaman ya Bunda. Akan tetapi ibu hamil sebaiknya selalu berhati-hati dalam memilih dan menggunakan suatu produk karena dikhawatirkan bisa berdampak pada pertumbuhan janin. Oleh karena itu sering kali pemakaian minyak kayu putih menimbulkan pertanyaan, apakah aman digunakan?

Sebenarnya pemakaian minyak kayu putih secara rutin memang aman bagi ibu hamil karena minyak kayu putih berasal dari bahan-bahan alami. Minyak kayu putih atau cajeput oil adalah hasil dari destilasi uap daun segar dan ranting pohon kayu putih (Melaleuca leucandra). Setelah daun dan ranting segar pohon kayu putih melewati proses destilasi, akan menghasilkan bahan kimia yang bernama sineol. Bahan kimia sineol inilah yang memberikan efek hangat saat menggunakan minyak kayu putih.

Kemudian, apa saja manfaat lain dari minyak kayu putih yang bisa Bunda dapatkan?

Meredakan mual

Mual adalah salah satu kondisi tidak menyenangkan yang hampir selalu dialami oleh semua ibu hamil. Penggunaan minyak kayu putih dapat membantu mengurangi hingga meredakan rasa mual. Apabila rasa mual sudah dapat diatasi, maka Bunda dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari.

Relaxing

Adanya perubahan hormonal ketika hamil memang sering kali membuat mood naik-turun dan tak jarang berantakan yang mengakibatkan emosi menjadi tidak stabil. Wangi aroma dari minyak kayu putih yang hangat dapat membuat tubuh menjadi lebih relax dan menenangkan mood, serta pikiran.

Meringankan pegal

Jika Bunda sudah memasuki usia kehamilan trisemester ketiga, biasanya perut sudah berukuran sangat besar karena ukuran janin pun semakin membesar. Hal ini mengakibatkan tubuh terasa pegal terutama di area pinggang dan kaki. Meskipun pegal, tapi ibu hamil sebaiknya tidak dipijat ya Bunda, terutama area pinggang dan perut untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan pada janin. Bunda dapat mengoleskan minyak kayu putih yang memiliki sifat anti inflamasi ke kaki, pinggang, tangan dan leher untuk meringankan rasa pegal.

Itulah beberapa manfaat dari penggunaan minyak kayu putih ketika hamil. Sejauh ini memang belum ada penelitian yang menunjukkan bahwa minyak kayu putih berbahaya bagi janin bila digunakan oleh ibu hamil. Akan tetapi, Bunda tetap harus berhati-hati dalam menggunakannya agar tidak terjadi iritasi pada kulit.

Bebe Roosie Minyak Kayu Putih dapat menjadi minyak kayu putih pilihan Bunda. Memiliki berbagai macam manfaat mulai dari meredakan gejala masuk angin, perut kembung dan mual, sampai membantu menghangatkan badan. Kelebihan dari Bebe Roosie Minyak Kayu Putih adalah terdapat kandungan minyak zaitun yang berfungsi melembutkan kulit. Tentu saja, Bebe Roosie Minyak Kayu Putih diracik dari bahan-bahan alami pilihan sehingga aman digunakan oleh ibu hamil.

Jangan ragu jika Bunda ingin berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter kandungan sebelum menggunakan minyak kayu putih. Sesuaikan penggunaan sesuai kebutuhan ya Bunda.

Share:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn

Bebe Roosie tersedia di:

Foodhall