fbpx

Tips Mengatasi Perut Kembung pada Bayi

Perut kembung biasa ditandai dengan si kecil rewel hingga menangis. Walaupun perut kembung pada bayi adalah hal yang wajar, namun Bunda tetap perlu waspada. Beginilah cara mengatasi perut kembung pada si kecil.

Banyak faktor yang menyebabkan tiba-tiba si kecil rewel tanpa alasan, seperti kepanasan, kedinginan, gatal, atau kesakitan. Selain itu, salah satu penyebab si kecil rewel adalah adanya gas berlebih dalam sistem pencernaan, sehingga menyebabkan perut kembung. Bayi hingga usia 3 bulan sangat wajar mengalami perut kembung karena sistem pencernaannya yang belum berkembang dan berfungsi dengan sempurna. Kemudian untuk bayi di atas 6 bulan juga dapat mengalami perut kembung dikarenakan oleh makanan yang dikonsumsinya.

Tanda-tanda si kecil mengalami perut kembung adalah bayi mudah rewel tanpa alasan, serta daerah perut terasa menggembung dan mengeras. Apabila si kecil terlihat menunjukan gejala tersebut, Bunda tidak perlu cemas, berikut ini cara mengatasi perut kembung pada si kecil.

Sendawakan bayi

Setelah menyusu, sebaiknya bantu si kecil bersendawa. Tujuannya untuk mendorong udara yang masuk selama menyusui, sehingga mencegah perut bayi kembung atau bergas. Bunda dapat menggendong si kecil pada pundak dan mendekapnya dengan tegak sambil menepuk perlahan punggungnya, hingga dia bersendawa. Apabila si kecil tidak bersendawa, baringkan terlebih dulu sebentar, kemudian coba lagi.

Pijat area perut

Salah satu cara paling mudah mengatasi perut kembung pada bayi adalah memijat perutnya dengan gerakan memutar searah jarum jam. Gerakan memijat ini akan membuat badan bayi lebih rileks dan membantunya mengeluarkan gas yang ada dalam perut. Bunda dapat memijat si kecil menggunakan Bebe Roosie Telon Cream supaya si kecil merasa nyaman dan hangat. Bebe Roosie Telon Cream terasa lebih lembut karena mengandung minyak zaitun, serta tidak akan terasa lengket dan kasar karena berbentuk krim.

Lakukan gerakan mengayuh sepeda

Selain memberi pijatan pada area perut bayi, Bunda juga dapat membantu si kecil bergerak seperti sedang mengayuh sepeda. Gerakan mengayuh sepeda bertujuan untuk membantu mengeluarkan gas pada perut si kecil. Caranya dengan memposisikan bayi dalam keadaan terlentang, kemudian angkat kaki si kecil dan gerakan seperti sedang mengayuh sepeda. Atau, cara lainnya adalah dengan mengangkat dan mendorong lutut ditekuk ke arah perut, kemudian tahan kaki si kecil dalam posisi tersebut selama 10 detik.

Perbaiki posisi menyusui

Posisi menyusui yang kurang tepat menjadi salah satu alasan si kecil mengalami perut kembung. Saat Bunda sedang menyusui si kecil, usahakan posisi kepala bayi lebih tinggi dari perut. Selain itu, sebaiknya posisikan si kecil agak sedikit tegak agar ASI dapat masuk ke perut secara lancar dan tidak banyak udara yang masuk. Apabila si kecil menyusui melalui botol atau dot, sebaiknya Bunda cek agar tidak ada udara yang terperangkap di puting botol susu, sehingga menghindari si kecil mengalami perut kembung.

Perhatikan asupan makanan Bunda

Selain banyak udara yang masuk saat si kecil menyusui, salah satu penyebab si kecil kembung kemungkinan berasal dari makanan yang biasa Bunda konsumsi. Sebaiknya hindari makanan yang mengandung gas selama menyusui, seperti brokoli, kol, bawang, dan aneka minuman kafein.

Bunda tidak perlu panik apabila si kecil rewel akibat kembung, cukup lakukan beberapa cara di atas untuk mengatasinya. Akan tetapi, jangan anggap remeh apabila si kecil terlalu sering mengalami perut kembung karena bisa saja itu merupakan tanda adanya masalah pencernaan yang serius. Segera hubungi dokter jika si kecil kembung disertai dengan gejala muntah, demam, atau susah buang air besar selama berhari-hari.

Share:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn

Bebe Roosie tersedia di:

Foodhall