fbpx

Mitos dan Fakta dalam Merawat Bayi, Mana yang Benar dan Salah?

Setiap orang tua tentu saja memiliki caranya sendiri dalam merawat bayi, akan tetapi pasti setiap orang tua ingin memberikan yang terbaik bagi sang buah hati. Ada banyak yang dapat dilakukan untuk merawat bayi. Tidak jarang cara merawat sang buah hati dipengaruhi oleh kebiasaan dan budaya masyarakat setempat.

Akan ada banyak sekali kabar beredar mengenai anjuran dan pantangan saat merawat bayi baru lahir. Anjuran dan pantangan tersebut biasanya berkembang di masyarakat sesuai dengan budaya masing-masing. Tentu saja Ayah dan Bunda biasanya merasa pusing dan bingung tentang mana yang benar atau salah, karena tak jarang ternyata hal tersebut hanyalah mitos yang terdengar tidak masuk akal.

Contoh dari mitos merawat bayi yang beredar di masyarakat, seperti bayi tidak boleh digendong terus-menerus karena dapat “bau tangan”, atau bayi harus dibedong agar pembentukan tulang kaki menjadi lebih optimal. Secara tak langsung, mitos-mitos tersebut dapat menjadi beban bagi Ayah dan Bunda karena biasanya akan mendapat tekanan dari para kerabat sesepuh jika tidak melakukan anjuran-anjuran merawat bayi yang ada.

Supaya Ayah dan Bunda tidak asal menjalani anjuran yang ada, yuk kita cari tahu kebenaran mitos yang ada seputar merawat bayi!

Memandikan si kecil dengan air dingin

Mitos: Mandi dengan air dingin dapat menjadikan tubuh si kecil menjadi lebih kuat.

Fakta:
Bayi baru lahir atau di bawah usia 1 tahun masih sangat rentan dengan suhu dingin. Ketika memandikan si kecil dengan air dingin semua asupan nutrisi yang disimpan oleh tubuhnya akan digunakan untuk mengatur suhu badan, sehingga bayi akan kehilangan banyak energi. Sangat disarankan agar Bunda memandikan si kecil menggunakan air hangat dengan suhu 37 derajat. Mandi air dingin sebaiknya untuk anak usia di atas 1 tahun.

Memakai gurita

Mitos: Gurita dapat mencegah bayi baru lahir mengalami kembung.

Fakta:
Organ dalam tubuh si kecil justru akan kekurangan oksigen jika memakai gurita, terutama apabila diikat dengan sangat kencang. Selain itu memakai gurita juga dapat menghambat ruangan pertumbuhan organ dalam tubuh si kecil.

Mandi terlalu lama membuat kulit si kecil kering

Mitos: Hindari memandikan si kecil dengan durasi yang terlalu lama karena dapat membuat kulitnya kering.

Fakta:
Mandi terlalu lama ternyata memang dapat menyebabkan minyak alami pada kulit bayi berkurang. Sebaiknya Bunda memandikan si kecil dengan durasi 5-15 menit saja. Penggunaan air hangat juga mengurangi resiko kulit si kecil menjadi kering.

Bedong kaki membantu pembentukan tulang lebih optimal

Mitos: Menurut kepercayaan para sesepuh, membedong kaki bayi bisa mencegah kaki pengkor atau bengkok. Semakin diluruskan kaki dan dikuatkan bedongnya, maka semakin optimal pembentukan tulangnya.

Fakta:
Bedong tidak ada kaitannya dengan pembentukan tulang kaki. Semua bayi baru lahir biasanya memang memiliki kaki yang bengkok. Semakin bertumbuhnya si kecil, maka tulang kaki akan semakin kuat dan dapat normal dengan sendirinya. Fungsi bedong sebenarnya membantu menjaga bayi dari udara dingin. Pemakaiannya juga dalam keadaan longgar, sehingga si kecil tidak perlu dibungkus dengan ketat dan kencang.

Tidak boleh memandikan bayi di malam hari

Mitos: Aktivitas memandikan bayi di malam hari bisa menyebabkan si kecil masuk angin.

Fakta:
Sebenarnya tidak ada hubungannya memandikan si kecil di malam hari dengan masuk angin. Mungkin memang benar berbahaya jika Bunda melakukannya saat cuaca sedang sangat dingin dan menggunakan air dingin. Akan tetapi, mandi malam hari menggunakan air hangat justru membuat si kecil lebih rileks dan tenang sebelum tidur.

Si kecil tidak boleh digendong terlalu sering

Mitos: “Bayinya jangan terlalu sering digendong ya, nanti bau tangan jadinya manja sekali.”, kata para sesepuh.

Fakta:
Menggendong justru bisa membuat si kecil merasa tenang dan nyaman. Tidak ada hubungannya sama sekali antara menggendong dengan perkembangan mental bayi.

Jangan memandikan si kecil setelah imunisasi

Mitos: Hindari memandikan si kecil setelah imunisasi agar tidak sakit.

Fakta:
Bisa iya dan tidak. Hal ini tergantung pada kondisi bayi sesaat setelah imunisasi karena setiap bayi memiliki tingkat kekebalan tubuh yang berbeda-beda. Setelah imunisasi ada bayi yang menjadi mudah demam, bertambah rewel, tidak bisa tidur, dan berbagai macam masalah lainnya. Supaya tidak menjadi semakin parah, maka memang sebaiknya menghindari mandi terlebih dulu sampai efek samping dari imunisasi benar-benar mereda.
Apabila si kecil dalam keadaan sehat dan baik-baik saja, maka Bunda boleh memandikan si kecil. Namun pastikan terlebih dulu bahwa si kecil benar-benar sehat ya Bunda.

Memang banyak sekali anjuran-anjuran dan mitos yang beredar di masyarakat seputar perawatan bayi. Terkadang anjuran dan mitos tersebut membuat Ayah Bunda bingung dan pusing, belum lagi adanya tekanan dari para kerabat sesepuh dan orang-orang di sekitar kita untuk melakukan hal yang belum tentu kebenarannya terbukti. Oleh karena itu, Ayah Bunda perlu banyak-banyak mencari informasi mengenai kebenaran anjuran-anjuran tersebut agar dapat mengedukasi orang-orang di sekitar.

Selain itu, informasi mengenai perawatan bayi akan terus mengalami perubahan. Setiap generasi tentu akan terdapat perbedaan dalam merawat si kecil. Bagaimanapun cara merawat bayi yang terpenting adalah kita berusaha memberikan yang terbaik bagi sang buah hati.

Share:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn

Bebe Roosie tersedia di:

Foodhall