fbpx

Daftar Nutrisi Penting bagi Bunda Menyusui

1000 hari pertama kehidupan menjadi masa pemberian nutrisi yang paling penting bagi si kecil. Oleh karena itu asupan nutrisi Bunda saat menyusui sama pentingnya dengan pemenuhan nutrisi saat hamil. Jadi, apa saja nutrisi yang diperlukan selama masa menyusui?

Pemberian air susu ibu (ASI) secara eksklusif selama 6 bulan merupakan pilihan tepat bagi si kecil, karena ASI mengandung sebagian besar nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi. Perlu Bunda ketahui bahwa masa 1000 hari pertama kehidupan si kecil merupakan masa yang paling krusial dalam tumbuh kembang buah hati sampai usianya dewasa nanti. Hal ini berkaitan erat dengan pemenuhan gizi yang akan sangat berpengaruh untuk mengoptimalkan perkembangan otak si kecil.

Tahukah Bunda? Ibu menyusui disarankan mengonsumsi sekitar 2000-2500 kalori per hari, banyak minum air putih dan istirahat yang cukup agar kualitas dan jumlah ASI Bunda tetap terjaga dengan baik. Selain itu, saat menyusui Bunda juga sebaiknya konsumsi makanan dengan gizi seimbang untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi. Lebih dari itu, makanan sehat juga dibutuhkan oleh tubuh Bunda sebagai sumber energi selama masa menyusui.

Apa saja daftar nutrisi yang dibutuhkan Bunda saat menyusui?

  1. Karbohidrat
    Makanan dengan kandungan karbohidrat berguna untuk memenuhi kebutuhan energi Bunda selama masa menyusui ini. Karbohidrat juga membantu memberikan energi dalam masa pertumbuhan dan perkembangan si kecil. Sumber karbohidrat dapat ditemukan pada nasi, kentang, umbi-umbian, dan gandum.
  2. Protein
    Saat masa menyusui Bunda membutuhkan asupan protein sekitar 71 gram setiap harinya. Asupan protein berperan penting untuk membentuk jaringan otak dan saraf, sehingga akan mendukung kecerdasan si kecil. Makanan yang merupakan sumber protein antara lain telur, daging merah tanpa lemak, tahu, tempe, daging unggas, produk olahan susu, kacang-kacangan, serta gandum utuh. Selain itu, beberapa jenis ikan juga mengandung Omega-3 dan DHA yang dapat mengoptimalkan perkembangan otak bayi.
  3. Lemak sehat
    Bunda sebaiknya menghindari konsumsi lemak jahat terlebih dulu ketika sedang menyusui si kecil. Lemak jahat ini biasanya terdapat di minyak kelapa sawit, mentega, krim, daging dan susu berlemak.
    Berbeda dengan lemak sehat, atau biasa dikenal dengan lemak tak jenuh, karena memiliki manfaat mendorong pertumbuhan dan perkembangan otak serta sistem saraf bayi. Lemak sehat dapat Bunda temukan pada alpukat, minyak zaitun, salmon dan ikan laut.
  4. Kalsium
    Ketika masa menyusui, Bunda kehilangan banyak kalsium dalam tubuh yang dapat mengakibatkan terjadinya osteoroporosis dini. Sehingga, kalsium berperan dalam membangun tulang dan gigi yang kuat bagi Bunda dan si kecil. Selain itu, kalsium juga berfungsi menjaga sistem kesehatan peredaran darah, otot dan saraf.
    Seperti yang kita ketahui, susu dan berbagai macam produk olahannya, seperti keju dan yoghurt, merupakan sumber kalsium terbaik.
  5. Zat Besi
    Bunda disarankan konsumsi makanan yang mengandung zat besi, seperti daging, kacang-kacangan, sayuran hijau, dan gandum utuh. Makanan dengan kandungan zat besi berfungsi untuk menghindari anemia dan mencegah Bunda mengalami kekurangan zat besi setelah melahirkan. Selain itu, zat besi menjadi pertahanan pertama Bunda atasi kelelahan pasca melahirkan.
    Setidaknya Bunda membutuhkan kira-kira 9mg zat besi setiap harinya saat menyusui. Bagi Bunda yang mengalami pendarahan hebat selama persalinan, membutuhkan asupan zat besi lebih banyak lagi.

Nutrisi yang Bunda konsumsi selama masa menyusui akan berpengaruh terhadap tumbuh kembang si kecil. Oleh karena itu, penting bagi Bunda untuk selalu makan makanan dengan gizi seimbang. Jika perlu, Bunda dapat berkonsultasi dengan dokter gizi agar dapat memenuhi kebutuhan nutrisi si kecil.

Penuhi nutrisi si kecil mulai sekarang untuk kebaikannya di masa depan.

 

Share:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn