fbpx

Aneka Permainan untuk Stimulasi Tumbuh Kembang si Kecil Usia 6-9 Bulan

Melihat tumbuh kembang si kecil selalu menjadi kesenangan tersendiri bagi setiap orang tua. Sejak si kecil berada dalam kandungan, orang tua memiliki peranan penting dalam mendukung tumbuh kembangnya. Oleh karena itu, orang tua sebaiknya mengetahui dan memahami stimulasi tepat sesuai masa pertumbuhan bayi agar si kecil dapat mencapai perkembangan secara optimal.

Tahukah Bunda? Usia 6-9 bulan merupakan masa-masa emas karena si kecil akan mengalami perubahan yang pesat pada tumbuh kembangnya. Tidak hanya perubahan pada pertumbuhannya, tapi juga terjadinya peningkatan kemampuan yang akan semakin mengejutkan Bunda.

Pada usia 6-9 bulan biasanya bayi mampu duduk lebih baik, lebih mengerti ucapan kita, interaksi yang terjadi lebih jelas, lebih mengenali apa yang dilihatnya, dan ekspresi yang diperlihatkan lebih bervariasi. Namun perlu Bunda ketahui bahwa setiap anak memiliki waktu mengembangkan keterampilannya yang berbeda-beda. Bunda tidak perlu khawatir jika si kecil belum mencapai suatu kemampuan. Jika hal itu terjadi, terus berikan stimulasi kepada si kecil agar dirinya mampu mencapai tahapan kemampuan baru.

Terdapat beberapa permainan yang dapat dilakukan untuk menstimulasi tumbuh kembang bayi 6-9 bulan. Penasaran apa saja Bunda?

Bermain dengan bola

Permainan menggunakan bola dapat mengasah koordinasi gerak tangan dan kaki si kecil. Bola dapat dimainkan dengan berbagai macam cara, seperti Bunda melempar bola ke dekat si kecil sehingga dirinya akan bergerak mengambilnya dan kemudian berlatih melemparnya kembali ke arah Bunda. Sebaiknya pilih bola yang berukuran sedang untuk menghindari resiko bola akan tertelan oleh si kecil. Selain itu, pilih bola dengan bahan yang empuk sehingga tidak beresiko menimbulkan luka.

Buku cerita

Salah satu permainan edukatif yang dapat Bunda berikan kepada si kecil adalah buku cerita. Hal ini dikarenakan buku cerita memiliki gambar dengan warna-warna mencolok yang dapat merangsang perkembangan kognitif dan motorik si kecil. Bunda dapat memilih buku cerita yang memiliki aneka tekstur (halus, kasar, keras, lembut), bisa diremas, terdapat pop-up (ada gambar yang muncul dan timbul), atau terbuat dari kain. Buku cerita dengan variasi tersebut akan membuatnya terlihat lebih interaktif dan menarik. Jadikan membaca buku selama beberapa menit setiap harinya sebagai kebiasaan bersama si kecil karena hal ini dapat memperkaya kosakata bayi, sehingga kemampuan bicara dan bahasanya semakin berkembang.

Activity board

Activity board merupakan permainan yang memiliki warna-warna mencolok dan dapat mengeluarkan aneka bunyi saat ditekan. Melalui activity board, si kecil dapat belajar mengenai sebab-akibat sederhana. Selain itu, mainan ini juga dapat melatih koordinasi tangan dan mata, serta fungsi sensorik bayi.

Teether

Mulai usia 6 bulan, biasanya si kecil akan mulai tumbuh gigi yang membuat kondisi gusinya menjadi tidak nyaman akibat rasa gatal. Hal ini menyebabkan si kecil mudah rewel sampai menangis. Bunda dapat memberikan teether untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada gusinya. Sebaiknya cuci teether terlebih dulu sebelum digunakan dengan air panas untuk membunuh kuman dan bakteri. Setelah itu, masukan teether ke dalam kulkas selama 3 jam agar sensasi dinginnya membantu meredakan rasa gatal pada gusi ketika digunakan.

Peralatan rumah tangga

Alat permainan si kecil tidak melulu harus membeli loh! Bunda dapat memanfaatkan aneka macam peralatan rumah tangga yang dimiliki sebagai alat stimulasi si kecil. Bermain menggunakan alat rumah tangga mampu mengasah kreativitas si kecil. Mulai dari panci yang dipukul dengan sendok sehingga menghasilkan bunyi, sampai kursi plastik yang dapat didorong untuk latihan berjalan. Selalu dampingi si kecil saat sedang bermain menggunakan peralatan rumah tangga ya Bunda, agar memastikan dirinya memilih barang-barang yang aman untuk dimainkan.

Boneka

Selain bentuknya yang menggemaskan, bahannya yang lembut dan terkadang bertekstur berguna melatih sensorik si kecil. Bermain dengan boneka akan melatih si kecil menggenggam, memegang dan memeluk. Oleh karena itu, pilihlah boneka dengan ukuran yang pas agar lebih nyaman saat digunakan bermain. Sebaiknya cek kembali boneka sebelum diberikan kepada si kecil, dan pastikan tidak ada bagian-bagian yang dapat tertelan, seperti benang atau tali.

Bermain dan belajar merupakan kebutuhan dasar yang tidak bisa dipisahkan dari si kecil. Aneka permainan di atas dapat Bunda coba sebagai media stimulasi tumbuh kembangnya. Selain itu, kegiatan bermain dan belajar juga memperkuat bonding antara Bunda dengan si kecil.

Bunda dapat berkonsultasi dengan dokter anak apabila ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai stimulasi yang tepat sesuai dengan usianya.

Share:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn

Bebe Roosie tersedia di:

Foodhall