7 Kriteria Produk Perawatan Bayi yang Aman dan Berkualitas

Teliti dulu sebelum membeli produk perawatan bayi ya, Bunda. Kulit bayi yang tipis dan sensitif amat rentan mengalami iritasi. Maka, cermati kriteria-kriteria utama yang harus dipenuhi dalam memilih produk perawatan bayi yang aman dan berkualitas. Mari menjadi konsumen cerdas!

Terdapat aneka produk perawatan tubuh bayi yang tersebar di pasaran. Mengandalkan kemasan warna-warni, beragam konsep, dan iklan yang menggunakan istilah-istilah ilmiah, semua produk jadi tampak menarik dan meyakinkan. Namun, benarkah seluruhnya aman untuk digunakan?

Ada baiknya, Bunda lebih hati-hati. Jangan memilih suatu produk semata-mata karena lucu atau memajang karakter favorit anak pada kemasan. Bunda harus lebih cermat, demi keamanan dan kenyamanan sang buah hati. Terlebih, setiap hari kulit anak akan terpapar produk perawatan tersebut, baik berupa sabun, baby oil, minyak telon, tabir surya, bug repellent, hingga pelembab.

Maka, Bunda wajib memahami poin-poin penting yang menjadi pertimbangan saat memilih produk. Untuk memastikan keamanan dan kualitas produk-produk perawatan bayi yang hendak dibeli, setidaknya produk tersebut harus memenuhi 7 kriteria penting, yaitu:

  1. Formulasi khusus bayi

Hindari pengaplikasian produk perawatan tubuh orang dewasa kepada bayi, karena berpotensi merusak lapisan kulit si kecil yang masih tipis, sensitif, dan rawan iritasi. Pastikan Bunda memilih produk dengan formulasi khusus untuk bayi, terutama jika anak Bunda kerap mengalami reaksi alergi, seperti ruam dan gatal-gatal. Akan lebih baik, apabila Bunda menggunakan produk dengan risiko alergi yang rendah dan pH yang mendekati kulit bayi, yaitu sekitar 5,5. Namun, tidak masalah memilih produk tanpa label “hypoallergenic” dan pH netral, apabila kulit bayi Bunda cukup lembab dan sehat.

  1. Kemasan tersegel

Saat memilih produk perawatan bayi di sebuah toko atau pusat perbelanjaan, pengecekan secara visual menjadi langkah awal yang paling mudah. Namun, jangan salah fokus dengan warna atau tampian yang menarik. Yang perlu Bunda perhatikan, yaitu keutuhan segel dan kondisi kemasan. Apabila tidak ada masalah, cek tanggal kedaluwarsa produk dan masa berlaku produk setelah kemasan dibuka atau setelah produk terpapar udara.

  1. Bebas bahan berbahaya

Baca dan cermati seluruh informasi dan label yang tertera pada kemasan, terutama pada bagian komposisi produk. Apabila bayi tergolong rentan dan super sensitif, pilih produk perawatan kulit yang tidak mengandung pewangi dan pewarna, karena berpotensi menimbulkan iritasi dan mengganggu pernapasan bayi. Selain itu, sebaiknya tidak memilih produk yang mengandung antimikroba dan antibakteri, serta bebas dari paraben (sejenis pengawet) dan phthalate (pelembut), yang berisiko menimbulkan alergi hingga gangguan tumbuh kembang. Apabila produk mengandung alkohol, pilih jenis yang aman, seperti cetearyl alcohol atau fatty alcohol. Hindari jenis ethyl alcohol (ethanol) karena dapat mengiritasi kulit bayi.

Untuk produk anti serangga (bugs repellent), sebaiknya Bunda menghindari produk dengan kandungan DEET yang dapat berdampak negatif terhadap sistem saraf bayi. Pilih produk dengan basis organik dengan aroma yang lembut, seperti Bebe Roosie Bugs Repellent yang mengoptimalkan manfaat dari alam, seperti lavender, citronella, minyak zaitun, dan aloe vera yang jelas aman dan efektif mengusir serangga, sekaligus menjaga kesehatan kulit bayi.

  1. Aturan pakai yang jelas

Selain komposisi produk, Bunda juga perlu memperhatikan dan mematuhi aturan pakai yang tertera pada kemasan. Gunakan sesuai anjuran agar tidak salah mengaplikasikan produk atau kelebihan takaran. Cermati pula apabila terdapat suatu peringatan yang tercantum pada kemasan.

  1. Terdaftar di BPOM

Produk perawatan kulit bayi termasuk jenis kosmetik yang harus mendapat izin edar dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) Republik Indonesia. Sistem pengawasan ini bertujuan untuk melindungi keamanan, keselamatan, dan kesehatan konsumen. Karena itu, apabila Bunda menemukan atau ditawari produk dengan merek dagang yang asing, segera cek nomor registrasinya di situs BPOM untuk memastikan legalitas produk tersebut.

  1. Berbahan dasar alami

Ada kalanya, produk dengan bahan dasar alami, masih berpotensi menyebabkan alergi atau iritasi, apabila anak memiliki riwayat alergi (genetis) terhadap zat tertentu. Namun, secara umum, produk perawatan bayi berbahan dasar alami cenderung aman, nyaman, dan meminimalisir risiko alergi pada bayi.

  1. Cocok untuk bayi Bunda

Setiap anak terlahir unik dan spesial. Produk yang cocok dan berdampak positif terhadap anak tetangga, belum tentu menghasilkan hal serupa terhadap anak Bunda. Maka, pilih produk yang telah terbukti ampuh, dengan testimonial yang baik dari sebagian besar konsumen. Setelah itu, lakukan uji efikasi terlebih dahulu. Oleskan sedikit saja, produk pada kulit kaki bayi, dan tunggu sehari. Amati reaksi yang timbul, apakah aman atau justru menimbulkan ruam.

Dengan berpedoman pada 7 kriteria utama produk perawatan bayi yang aman dan berkualitas, kini Bunda tidak perlu bingung lagi. Terlebih, ada pula produk perawatan kulit bayi yang inovatif dan multifungsi, seperti Bebe Roosie Telon Cream dan Bebe Roosie Bugs Repellent, yang diformulasikan khusus dengan bahan-bahan alami, seperti kayu putih, minyak adas, lavender, citronella, aloe vera, dan zaitun. Kedua produk tersebut hadir untuk memenuhi aneka kebutuhan Bunda. Mulai dari menjaga kehangatan tubuh bayi, mencegah gigitan nyamuk, memberikan wangi yang lembut, sekaligus menjaga kelembaban dan kesehatan kulit bayi. Komplet, deh!

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email